pasir batu
Apa yang ada didepan anda dan apa yang ada dibelakang anda tak ada apa-apanya
jika dibandingkan dengan apa yang ada didalam diri anda.
- Mohandas K.Gandhi -
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Pasir dan Batu
Kisah ini menceritakan tentang dua sahabat yang berjalan melintasi gurun pasir.
Saat berjalannya waktu, mereka mulai bertengkar, dan yang satu menampar pipi sahabatnya
Yang ditampar pipinya hatinya terluka, tapi tanpa berkata sepatah kata pun dia kemudian menulis di pasir :
"HARI INI SAHABAT BAIKKU MENAMPAR WAJAHKU"
Mereka meneruskan perjalanannya sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka memutuskan untuk beristirahat dan mandi.
Tetapi orang yang wajahnya ditampar, terjebak di pasir penghisap dan tenggelam; tetapi sahabatnya berhasil menyelematkannya.
Setelah pulih keadaannya, dia mengukir kalimat di sebuah batu :
"HARI INI SAHABAT BAIKKU TELAH MENYELAMATKAN HIDUPKU"
Orang yang telah menampar sahabatnya dan kemudian menolongnya,lalu bertanya :
"Setelah aku menampar kamu menulis di pasir, dan sekarang kamu menulis di batu, kenapa begitu?"
Sahabat yang ditanya menjawab :
"Ketika seseorang menyakiti, kita harus menuliskannya di pasir;
sehingga angin bisa memafkan kita dengan meniupnya lenyap tak terbekas"
"Tapi saat orang melakukan kebaikan untuk kita, kita harus mengukirnya di batu;
supaya tidak ada satu angin pun yang sanggup menghapuskan ingatan indah itu"
jika dibandingkan dengan apa yang ada didalam diri anda.
- Mohandas K.Gandhi -
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Pasir dan Batu
Kisah ini menceritakan tentang dua sahabat yang berjalan melintasi gurun pasir.
Saat berjalannya waktu, mereka mulai bertengkar, dan yang satu menampar pipi sahabatnya
Yang ditampar pipinya hatinya terluka, tapi tanpa berkata sepatah kata pun dia kemudian menulis di pasir :
"HARI INI SAHABAT BAIKKU MENAMPAR WAJAHKU"
Mereka meneruskan perjalanannya sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka memutuskan untuk beristirahat dan mandi.
Tetapi orang yang wajahnya ditampar, terjebak di pasir penghisap dan tenggelam; tetapi sahabatnya berhasil menyelematkannya.
Setelah pulih keadaannya, dia mengukir kalimat di sebuah batu :
"HARI INI SAHABAT BAIKKU TELAH MENYELAMATKAN HIDUPKU"
Orang yang telah menampar sahabatnya dan kemudian menolongnya,lalu bertanya :
"Setelah aku menampar kamu menulis di pasir, dan sekarang kamu menulis di batu, kenapa begitu?"
Sahabat yang ditanya menjawab :
"Ketika seseorang menyakiti, kita harus menuliskannya di pasir;
sehingga angin bisa memafkan kita dengan meniupnya lenyap tak terbekas"
"Tapi saat orang melakukan kebaikan untuk kita, kita harus mengukirnya di batu;
supaya tidak ada satu angin pun yang sanggup menghapuskan ingatan indah itu"
Komentar